Merancang Yang Intim

cinta

summer: bahaiblog.net

“Kulupakan hari-hari yang lewat agar aku lahir kembali pada hari ini. Kutenggelamkan puing waktu ke kuburannya yang paling rahasia. Barangkali serahasia mimpi, dan yang ada kemudiannya hanyalah kesamaran. Semakin samar, dan hilang.” – Gus Tf Sakai – Segi Empat Patah Sisi

 

Sudah lama tidak berkunjung ke sini. Kebetulan sekarang sedang menyiapkan film yang akan syuting bulan Oktober-November. Gue menulis dan menyutradarai lagi. Semoga lancar konsistensinya.

Mengutatkan kisah pada keintiminan empat sekawan di antara libasan misfits and mistakes. Generasi nanar. Limbung karena amat berlimpahnya pilihan. Berkelindan dengan rumitnya hati yang sesak.

Kabar yang bisa dikutipkan sekarang, judul filmnya: Satu Hari Nanti dan lokasinya nun di Swiss sana.

Nanti bakal ada cerita lebih kerap lagi di sini soal di atas tadi.

Sembari tetap menjaga beberapa proyek lainnya. Mulai dari kera raksasa misterius, kisah dosa/keluarga KL-JKT, Melaka di abad 15, video interaktif, nada-nada baru, sampai komedi tentang jebulnya keluarga baru yang sudah selesai syuting.

Sekarang, mari kembali berkutat merancang visi dan belajar dari rimba referensi lagi.

Iklan